Penanggulangan Pra Bencana Alam Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan dalam Perspektif Collaborative Governance

Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Penanggulangan Pra Bencana Alam Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan dalam Perspektif Collaborative Governance
 
Creator Machruf, Ichwan Nurutdin
Hermawan, Dedy
Meutia, Intan Fitri
 
Description Bencana alam merupakan salah satu dari sekian banyak masalah publik yang meresahkan masyarakat, karena dampaknya yang dapat menyebabkan beragam kerusakan dan korban jiwa. Upaya pra bencana harus dapat dimaksimalkan untuk dapat meminimalisir dampak dari kejadian bencana alam. Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah yang rawan akan bencana alam terutama bencana alam tsunami. Peristiwa bencana alam tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu di Kabupaten Lampung Selatan menyisakan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat akan adanya ancaman bencana alam tsunami di kemudian hari. Upaya kolaboratif akan sangat membantu untuk dapat memaksimalkan upaya-upaya pra bencana alam tsunami di Kabupaten Lampung Selatan sesuai dengan konsep collaborative governance yang saat ini sedang berkembang dalam tata kelola pemerintahan. Kolaborasi dalam upaya pra bencana alam tsunami telah dilakukan, mulai dari kesiapan anggaran, ketersediaan sarana prasarana dan sumber daya manusia, upaya kesiapsiagaan dan upaya mitigasi. Aktor-aktor kebencanaan seperti BPBD Lampung Selatan, Dinas Sosial Lampung Selatan, masyarakat dan lembaga usaha telah berkolaborasi untuk melakukan upaya-upaya pra bencana guna mengantisipasi dan mempersiapkan diri menghadapi ancaman bencana alam tsunami yang dapat terjadi kapan saja di Kabupaten Lampung Selatan.
Natural disasters are one of the many public problems that disturb society, because of the impact that can cause a variety of damage and loss of life. Pre-disaster efforts must be maximized to minimize the impact of natural disasters. South Lampung Regency is an area that is prone to natural disasters, especially tsunami natural disasters. The tsunami disaster that occurred on December 22, 2018 in South Lampung District, left a concern for the community of the threat of a future tsunami disaster. Collaborative efforts will greatly help to maximize pre tsunami disaster efforts in South Lampung Regency in accordance with the concept of collaborative governance that is currently developing in governance. Kolaborasi dalam upaya pra bencana alam tsunami telah dilakukan, mulai dari kesiapan anggaran, ketersediaan sarana prasarana dan sumber daya manusia, upaya kesiapsiagaan dan upaya mitigasi. Disaster actors such as the South Lampung BPBD, South Lampung Social Service, the community and business institutions have collaborated to make pre-disaster efforts to anticipate and prepare for the threat of a tsunami that can occur at any time in South Lampung Regency.
 
Publisher Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung
 
Date 2020-07-07
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://administrativa.fisip.unila.ac.id/index.php/1/article/view/25
10.23960/administrativa.v2i1.25
 
Source Jurnal Administrativa; Vol 2 No 1 (2020): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik; 129-146
Jurnal Administrativa; Vol 2 No 1 (2020): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik; 129-146
2714-7673
10.23960/administrativa.v10i1
 
Language ind
 
Relation http://administrativa.fisip.unila.ac.id/index.php/1/article/view/25/21
 
Rights Copyright (c) 2020 Author(s)
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library