VARIASI BAHASA SLANG DALAM TALKSHOW “HITAM PUTIH” TRANS7

LOA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title VARIASI BAHASA SLANG DALAM TALKSHOW “HITAM PUTIH” TRANS7
 
Creator Pasiyah Tahe, Elen Inderasari, Rahmadani Linda Fadillah,
 
Subject TADRIS BAHASA INDONESIA (FAB) IAIN SURAKARTA
bahasa slang, talk show, hitam putih, trans 7.
Cabang ilmu Linguistik
 
Description                                                           Abstrak Bahasa slang menjadi salah satu bahasa yang sangat populer di media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa slang dalam acara talkshow “Hitam putih” di Trans7. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang hasilnya berupa pendeskripsian kata-kata. Sumber data berwujud percakapan dalam acara Talkshow “Hitam Putih”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknis analisis data dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu proses mencari data, mengelola data, dan menyajikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahasa slang dengan klasifikasi: (a) penggunaan bahasa gaul, seperti loe, gua, baper, okey, viral, akting, pres, dan hoax; (b) penggunaan kosa kata tidak beraturan, seperti baper, mager, kepo, unyu, dan narsis; (c) penggunaan partikel, seperti lo/loh, dong, eh, an, kok, ndak, ya, lah, dan ah; (d) penggunaan istilah bahasa asing, seperti thanks, vity, video, exspor, import, dan stand; serta (e) penggunaan bahasa daerah, seperti sampean, tiada, sopo, inyong, kie, teh, dan mangga. Fungsi yang berbeda-beda dalam tindak komunikasi digunakan untuk mencari jati diri, mengungkapkan ekspresi diri, metalingual, dan emosi serta untuk menunjukkan eksistensi sebagai kaum cendekia atau terpelajar kepada masyarakat luas.Kata kunci: bahasa slang, talkshow, hitam putih, Trans7                                          AbstractSlang is one of the most popular languages in social media. The purpose of this study is to describe the use of slang in "Hitam and Putih" talkshow on Trans7. It is descriptive qualitative. Data sources are conversations in "Hitam and Putih" Talkshow. It uses refer and note techniques. The data analysis is carried out in three stages, namely, the process of finding data, managing data, and presenting data. The results show the use of (a) slang words, like loe, gua, baper, okey, viral, akting, pres, and hoax; (b) irregular vocabulary, like baper, mager, kepo, unyu , and narsis; (c) particles, like lo/loh, dong, eh, an, kok, ndak, ya, lah, and ah; (d) foreign language terms, like thanks, vity, video, export, import, and stand; (e) local languages, like sampean, tiada, sopo, inyong, kie, teh, and mangga. Different functions of communication are also used in order to look for identity, express self-expression, metalingual, and emotion, and show the existence as scholars to the community.Keywords: slang, talkshow, hitam putih, talkshow, Trans7
 
Publisher Kantor Bahasa Kalimantan Timur
 
Contributor IAIN SURAKARTA
 
Date 2020-06-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2253
10.26499/loa.v15i1.2253
 
Source LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan; Vol 15, No 1 (2020): LOA; 11--22
2714-8653
1907-073X
 
Language eng
 
Relation http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2253/1216
 
Rights Copyright (c) 2020 LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library