BENTUK BAHASA PENOLAKAN KAUM MUSLIM TERHADAP TAWARAN MAKAN DARI KAUM NASRANI DI KOTA KUPANG

Jubindo: Jurnal Ilmu Pengetahuan Bahasa dan Sastra Indonesia

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title BENTUK BAHASA PENOLAKAN KAUM MUSLIM TERHADAP TAWARAN MAKAN DARI KAUM NASRANI DI KOTA KUPANG
 
Creator Dapubeang, Abdul Rahim Arman Putera
 
Description Adanya bantuan terhadap peralatan makan yang dipindahkan dari daging babi atau anjing atau dari bekas jilatan anjing menjadi salah satu alasan kaum muslim menolak tawaran makan dari kaum nasrani di kota Kupang. Penelitian ini memiliki masalah yang berkaitan dengan bahasa umat Muslim atas tawaran makan dari kaum nasrasi di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis heuristik. Analisis heuristik merupakan proses berpikir seseorang untuk memaknai seseorang tuturan. Tuturan heuristik diinterprestasikan berdasarkan berbagai dugaan / dugaan sementara, kemudian dugaan sementara itu disesuaikan dengan fakta-fakta pendukung yang ada di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan dua bentuk kebebasan dari kaum Muslim terhadap tawaran makan dari kaum nasrani di Kota Kupang, yaitu kebebasan langsung dan kebebasan tidak langsung. Penolakan langsung terdiri dari dua jenis yang disetujui performatif dan konstantif. Sementara pinjaman tidak langsung terdiri dari tujuh jenis perdebatan, yaitu: 1) setuju dengan alasan, 2) setuju dengan alternatif, 3) setuju dengan janji, 4) setuju dengan penyesalan, 5) setuju dengan penerimaan di masa depan, 6) setuju dengan perjanjian , dan 7) setuju dengan penghindaran. yaitu pinjaman langsung dan pinjaman tidak langsung. Penolakan langsung terdiri dari dua jenis yang disetujui performatif dan konstantif. Sementara pinjaman tidak langsung terdiri dari tujuh jenis perdebatan, yaitu: 1) setuju dengan alasan, 2) setuju dengan alternatif, 3) setuju dengan janji, 4) setuju dengan penyesalan, 5) setuju dengan penerimaan di masa depan, 6) setuju dengan perjanjian , dan 7) setuju dengan penghindaran. yaitu pinjaman langsung dan pinjaman tidak langsung. Penolakan langsung terdiri dari dua jenis yang disetujui performatif dan konstantif. Sementara pinjaman tidak langsung terdiri dari tujuh jenis perdebatan, yaitu: 1) setuju dengan alasan, 2) setuju dengan alternatif, 3) setuju dengan janji, 4) setuju dengan penyesalan, 5) setuju dengan penerimaan di masa depan, 6) setuju dengan perjanjian , dan 7) setuju dengan penghindaran.
Kata Kunci : Penolakan, tawaran makan, Muslim, Kristen
 
Publisher Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor
 
Date 2020-06-04
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnal.unimor.ac.id/JBI/article/view/476
10.32938/jbi.v5i1.476
 
Source Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; Vol 5 No 1 (2020): Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; 19-29
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; Vol 5 No 1 (2020): Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; 19-29
2527-4058
10.32938/jbi.v5i1
 
Language eng
 
Relation https://jurnal.unimor.ac.id/JBI/article/view/476/321
 
Rights Copyright (c) 2020 Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library