Analisis Keragaman Morfometrik Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758 ) di WPP 712 Sebagai Dasar Pengelolaan

Journal of Tropical Fisheries Management

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis Keragaman Morfometrik Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758 ) di WPP 712 Sebagai Dasar Pengelolaan
 
Creator Safira, Alvia
Zairion, Zairion
Mashar, Ali
 
Description Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang memiliki wilayah persebaran yang beragam di Indonesia, salah satunya adalah Laut Jawa. Wilayah persebaran yang beragam menyebabkan kondisi lingkungan yang berbeda, sehingga diduga dapat menimbulkan keragaman morfometrik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keragaman morfometrik P. pelagicus di WPP 712 untuk menggambarkan kondisi unit stok rajungan di wilayah tersebut. Lokasi pengambilan contoh berada di Pulau Lancang, Cirebon, dan Madura. Pengukuran karakter morfometrik rajungan dilakukan dengan metode baku. Hasil yang didapat pada analisis Kruskall-Wallis terdapat 4 karakter pembeda pada metode baku. Analisis kluster memperlihatkan bahwa P. pelagicus di Pulau Lancang dan Cirebon membentuk kelompok yang sama, sedangkan P. pelagicus di Madura membentuk kelompok yang terpisah. Analisis diskriminan menunjukkan terdapat tiga populasi P. pelagicus, yaitu populasi Pulau Lancang, Cirebon, dan Madura. Berdasarkan hasil yang didapat P. pelagicus yang berada di WPP 712 memiliki potensi lebih dari satu unit stok.
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang memiliki wilayah persebaran yang beragam di Indonesia, salah satunya adalah Laut Jawa. Wilayah persebaran yang beragam menyebabkan kondisi lingkungan yang berbeda, sehingga diduga dapat menimbulkan keragaman morfometrik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keragaman morfometrik P. pelagicus di WPP 712 untuk menggambarkan kondisi unit stok rajungan di wilayah tersebut. Lokasi pengambilan contoh berada di Pulau Lancang, Cirebon, dan Madura. Pengukuran karakter morfometrik rajungan dilakukan dengan metode baku. Hasil yang didapat pada analisis Kruskall-Wallis terdapat 4 karakter pembeda pada metode baku. Analisis kluster memperlihatkan bahwa P. pelagicus di Pulau Lancang dan Cirebon membentuk kelompok yang sama, sedangkan P. pelagicus di Madura membentuk kelompok yang terpisah. Analisis diskriminan menunjukkan terdapat tiga populasi P. pelagicus, yaitu populasi Pulau Lancang, Cirebon, dan Madura. Berdasarkan hasil yang didapat P. pelagicus yang berada di WPP 712 memiliki potensi lebih dari satu unit stok.
 
Publisher IPB PRESS
 
Date 2019-10-29
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalppt/article/view/30175
10.29244/jppt.v3i2.30175
 
Source Journal of Tropical Fisheries Management; Vol. 3 No. 2 (2019): Journal of Tropical Fisheries Management; 9-19
2614-8641
2598-8603
 
Language ind
 
Relation http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalppt/article/view/30175/19841
 
Rights Copyright (c) 2019 Tropical Fisheries Management Journal
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library