Learned Helplessness Pada Wanita Dewasa Awal Korban Kekerasan dalam Pacaran yang Masih Bertahan dengan Pasangannya

INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Learned Helplessness Pada Wanita Dewasa Awal Korban Kekerasan dalam Pacaran yang Masih Bertahan dengan Pasangannya
 
Creator Ananda, Niken Citha
Hamidah, Hamidah
 
Subject Psychology; Mental Health; Psychiatry; Social Sciences
Kekerasan Dalam Pacaran; Learned Helplessness; Wanita Dewasa Awal
 
Description Tujuan penelitin ini untuk mengetahui learned helplessness pada wanita dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran yang masih bertahan. Learned helplessness adalah kondisi yang muncul karena ketidakmampuan individu mengatasi atau menghentikan peristiwa negatif yang terjadi terus menerus sehingga menyebabkan penurunan respon. Learned helplessness dibagi menjadi tiga dimensi yaitu penurunan motivasi, penurunan kognitif dan penurunan emosi. Penelitian ini mneggunakan teori learned helplessness milik Seligman (1975). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental, menggunakan analisis tematik theory-driven. Partisipan berjumlah 3 wanita dewasa awal berusia 22-23 tahun yang mengalami kekerasan dalam pacaran dan masih bertahan dengan pasangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami kondisi learned helplessness. Faktor yang memengaruhi munculnya learned helplessness pada ketiga subjek adalah fase kekerasan, kekerasan psikologis dan faktor power dan kontrol yang dimiliki pelaku. Ketiga subjek mengalami penurunan motivasi, penurunan kognitif dan penurunan emosi. This research aimed to explain learned helplessness in early adult women who were victims of dating violence, yet they still maintain the relationship. Learned helplessness is a condition where individuals are no longer able to cope or stop negative events that occur continuously, promoting response deficit. There are three learned helplessness dimensions: motivational deficit, cognitive deficit, and emotional deficit. This study used Seligman's (1975) learned helplessness theory. This was a qualitative study with an instrumental case study approach. The framework used was thematic analysis using the theory-driven approach. This study involved 3 early adult women aged 22-23 years old who experienced dating violence yet still maintain the relationship. The results showed that all participants experienced learned helplessness. There were three factors that influenced the learned helplessness; there was a cycle of violence, psychological violence, and power and control factor by the perpetrators. All participants demonstrated motivational deficit, cognitive deficit, and emotional deficit.
 
Publisher Airlangga University Press, Universitas Airlangga
 
Contributor
 
Date 2020-04-11
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://e-journal.unair.ac.id/JPKM/article/view/18359
10.20473/jpkm.V4I12019.36-42
 
Source INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental; Vol 4, No 1 (2019): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental; 36-42
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental; Vol 4, No 1 (2019): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental; 36-42
2528-5181
2528-0104
 
Language ind
 
Relation http://e-journal.unair.ac.id/JPKM/article/view/18359/pdf
 
Rights ##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library