KARAKTERISTIK KETINGGIAN DASAR AWAN YANG DIUKUR DENGAN SENSOR INFRA MERAH RADIOMETER PADA PUNCAK MUSIM HUJAN DI JABODETABEK.

Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KARAKTERISTIK KETINGGIAN DASAR AWAN YANG DIUKUR DENGAN SENSOR INFRA MERAH RADIOMETER PADA PUNCAK MUSIM HUJAN DI JABODETABEK.
 
Creator Renggono, Findy
 
Subject Metorologi
Dasar Awan, Radiometer, IRT
 
Description IntisariInformasi mengenai tinggi dasar awan penting bagi penelitian atmosfer dan juga sebagai masukan bagi pemodelan cuaca. Pada kegiatan modifikasi cuaca, informasi ini juga sangat penting dalam menentukan awan yang akan disemai. Dalam tulisan ini, pengukuran tinggi dasar awan dilakukan dengan menggunakan sensor infra merah yang terpasang pada radiometer. Sensor infra merah ini akan mengukur suhu dasar awan yang kemudian dapat diketahui ketinggiannya dengan melihat temperatur lapse rate. Hasil pengukuran dibandingkan dengan hasil pengamatan awan oleh micro rain radar yang terletak di lokasi yang sama. Hasil pengukuran dari kedua peralatan ini menunjukkan kesesuaian antara kemunculan awan pada micro rain radar yang ditunjukkan dengan struktur vertikal awan dengan hasil pengamatan dengan IRT dari radiometer. Pengamatan selama puncak musim hujan di Jabodetabek (Januari – Maret 2019) menunjukan adanya pola harian yang cukup jelas. AbstractInformation on cloud properties is important for atmospheric research and as well as for weather modeling. In weather modification, this information is very important for cloud seeding strategy. The observation of cloud base height is carried out using infrared sensors mounted on a radiometer. These infrared thermometer sensors are capable of detecting the cloud base temperature, the cloud base height is obtained by looking at the temperature lapse rate retrieved from radiometer observation. The results were compared with the cloud observation by micro rain radar which is located at the same location. The comparison results of these two instruments show that the consistency of cloud detection was good. Based on the observation during the peak of the rainy season in Jabodetabek (January-March 2019), it is shown a fairly clear daily pattern
 
Publisher BPPT
 
Contributor
 
Date 2020-04-03
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JSTMC/article/view/4045
10.29122/jstmc.v20i1.4045
 
Source Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca; Vol 20, No 1 (2019): June 2019; 39 - 45
2549-1121
1411-4887
10.29122/jstmc.v20i1
 
Language eng
 
Relation http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JSTMC/article/view/4045/3348
 
Rights Copyright (c) 2020 Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library