Baptisan Anak Dalam Pengakuan Iman Westminster dan Katekismus Heilderberg

Journal Kerusso

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Baptisan Anak Dalam Pengakuan Iman Westminster dan Katekismus Heilderberg
 
Creator Deniati, Deniati
Widjaya, Yesaya Adhi
 
Description Baptisan adalah salah satu sakramen yang diakui oleh gereja dan diyakini sebagai meterai bagi orang-orang percaya, dan tanda kepemilikan Kristus. Namun, jika Anda melihat praktik di gereja, banyak pertanyaan akan muncul, baik mengenai instrumen yang digunakan dalam pembaptisan dan subyek yang akan dibaptis (anak-anak atau orang dewasa). Ini karena kurangnya pemahaman tentang baptisan serta perbedaan dalam penafsiran Alkitab dan pengakuan iman yang digunakan di gereja. Perbedaan ini menghasilkan munculnya konflik antara gereja dan keberanian dari sekte tertentu, sehingga membuat pernyataan bahwa sekte lain salah atau benar. Meskipun percaya atau menggunakan Alkitab dan kredo yang sama, setiap gereja memiliki pemahaman dan cara yang berbeda dalam menerapkan baptisan di gereja. Karena itu, gereja perlu peka terhadap hal ini. Gereja Allah perlu memiliki kesatuan atau standar kebenaran yang sama, sehingga dalam menjalankan disiplin gereja, itu tetap sesuai dengan kebenaran Firman Allah, Alkitab. Melihat celah atau fakta yang terjadi di gereja Allah, tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menunjukkan pandangan dua pengakuan iman yang diakui oleh gereja Reformed mengenai baptisan anak dan menunjukkan bagaimana praktik baptisan harus dipraktikkan di komunitas gereja. Tuhan.
Abstrak Indonesia 
Baptisan adalah salah satu sakramen yang diakui oleh gereja dan diyakini sebagai meterai bagi orang-orang percaya, dan tanda kepemilikan Kristus. Namun, jika Anda melihat praktik di gereja, banyak pertanyaan akan muncul, baik mengenai instrumen yang digunakan dalam pembaptisan dan subyek yang akan dibaptis (anak-anak atau orang dewasa). Ini karena kurangnya pemahaman tentang baptisan serta perbedaan dalam penafsiran Alkitab dan pengakuan iman yang digunakan di gereja. Perbedaan ini menghasilkan munculnya konflik antara gereja dan keberanian dari sekte tertentu, sehingga membuat pernyataan bahwa sekte lain salah atau benar. Meskipun percaya atau menggunakan Alkitab dan kredo yang sama, setiap gereja memiliki pemahaman dan cara yang berbeda dalam menerapkan baptisan di gereja. Karena itu, gereja perlu peka terhadap hal ini. Gereja Allah perlu memiliki kesatuan atau standar kebenaran yang sama, sehingga dalam menjalankan disiplin gereja, itu tetap sesuai dengan kebenaran Firman Allah, Alkitab. Melihat celah atau fakta yang terjadi di gereja Allah, tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menunjukkan pandangan dua pengakuan iman yang diakui oleh gereja Reformed mengenai baptisan anak dan menunjukkan bagaimana praktik baptisan harus dipraktikkan di komunitas gereja. Tuhan.
 
 
 
Publisher Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya
 
Date 2020-03-16
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.sttii-surabaya.ac.id/index.php/Kerusso/article/view/120
10.33856/kerusso.v5i1.120
 
Source Journal KERUSSO; Vol 5 No 1: Journal Kerusso - Maret 2020; 1-13
2714-9587
2407-554X
10.33856/kerusso.v5i1
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.sttii-surabaya.ac.id/index.php/Kerusso/article/view/120/152
 
Rights Copyright (c) 2020 Journal KERUSSO
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library