Analisis dan Tofografi Komposit Serat Pohon Pisang Sebagai Tiang Rambat Tanaman lada Dengan Metode RSM

Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis dan Tofografi Komposit Serat Pohon Pisang Sebagai Tiang Rambat Tanaman lada Dengan Metode RSM
Analysis and Topography of Banana Tree Fiber Composites as Pole of Pepper Plant Using RSM Method
 
Creator yuliyanto, yuliyanto
 
Description Budidaya tanaman lada saat ini sudah sangat jarang. Salah satu penyebab hal tersebut adalah tidak tersedia kayu untuk tiang rambat lada tersebut. Tiang rambat ini biasanya dibeli atau diambil dari hutan sekitar namun saat ini hutan tersebut sudah berubah menjadi kebun sawit serta lubang lubang bekas penambangan. Tiang rambat adalah tempat tempelan akar tanaman lada agar bisa tumbuh dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode RSM dengan pengolahan data 20 kali percobaan 6 kali pengulangan ditengah. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan komposit berpenguat serat pohon pisang menggunakan matriks polyester BQTN 157 terhadap kekuatan Tarik pada awal pembuatan dan 6 bulan serta topografi dari patahan komposit tersebut. Hasil pengujian Tarik pada 0 bulan rata-rata 20.595 Mpa sedangkan di 6 bulan berikutnya terjadi penurunan kekuatan Tarik sebesar rata-rata 0.478 Mpa. Berarti kekuatan Tarik akan menurun ketika usia komposit bertambah walaupun nilainya kecil. Data dengan RSM menunjukan bahwa Nilai F Hitung F model = 14,69 yang didapat dari tingkat siqnifikan sebesar 0,01 atau 1%. Sedangkan Nilai Lack of Fit yang terjadi sebesar 0,229 dan tidak memberikan pengaruh yang besar.
Pepper cultivation is now very rare. One reason for this is that wood is not available for the pepper vine. These vines are usually bought or taken from the surrounding forest but now the forest has been turned into oil palm plantations and mining holes. The vine is a patch where the roots of the pepper plant can grow well. This study uses the RSM method with 20 trials of data processing and 6 times of repetition in the middle of the process. This study aims to determine the ability of banana tree fiber-reinforced composites using a polyester matrix BQTN 157 against tensile strength at the beginning of manufacture and 6 months as well as the topography of the composite fracture. The results of Tensile testing at 0 months is in the averaged of 20,595 MPa while in the following 6 months there is a decrease in Tensile strength by an average of 0.478 MPa. It means that tensile strength will decrease when the composite age increases even though the value is small. Data with RSM shows that the F-calculated F value of the model = 14.69 obtained from the significance level of 0.01 or 1%. While the Lack of Fit value that occurs is 0.229 and does not have a major effect.
 
Publisher Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
 
Date 2019-12-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.polman-babel.ac.id/index.php/manutech/article/view/111
10.33504/manutech.v11i2.111
 
Source Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur; Vol 11 No 02 (2019): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur; 49-56
2621-3397
2089-5550
10.33504/manutech.v11i02
 
Language eng
 
Relation http://ejournal.polman-babel.ac.id/index.php/manutech/article/view/111/92
 
Rights Copyright (c) 2019 Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library