Shalat Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali (Kajian Sufistik)

Al-Fikrah: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Shalat Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali (Kajian Sufistik)
Shalat Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali (Kajian Sufistik)
 
Creator Maryam, Sitti
 
Subject Prayer
Imam al-Ghazali
Sufistic Approach
Shalat
Imam al-Ghazali
Pendekatan Sufistik
 
Description This paper describes the meaning of prayer according to Imam Al-Ghaali by using the sufisticapproach. This research is descriptive qualitative research. In this context the results of data analysisare presented in descriptive form by means of logical interpretations, so that it can be seen how themeaning of prayer according to Imam Al-Gazali when viewed in terms of sufistik. The method of datacollection that uses in this field is listening method with basic tapping techniques, as well as advancedtechniques of referring to competent non-involvement (SBLC), and recording techniques in theprocess of providing data.The results of this study show: 1) Sufistic approach is a paradigm that focuses on the study of thecleansing of the human soul, which is then used to understand certain problems. 2) Prayers are ritualsperformed by a servant in order to find God where the ritual begins with takbir and ends with greetingsand conditions, besides that there are aspects that must exist when a servant carries out the ritual namelythe presence of the heart, understanding, glorification, fear, hope and shame. 3) There are sixcomponents that must be fulfilled so that the prayer can be accepted by Allah SWT according to ImamAl-Gazali's perspective; Presence of heart, understanding, glorification, fear, hope, and shame.
Tulisan ini memaparkan tentang pengertian shalat menurut Imam al-Ghazali dengan menggunakanpendekatan sufistik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dalam konteksini hasil analisis data disajikan dalam bentuk deskriptif dengan pemaknaan interpretasi logis, sehinggadapat diketahui bagaimana pengertian shalat menurut Imam Al-Gazali jika dilihat dari segi sufistiknya.Metode pengumpulan data dalam peneltian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasarsadap, serta tenik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat dalam proses penyediaandata.Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Pendekatan sufistik adalah sebuah paradigma yangmemusatkan pada kajian tentang pembersihan jiwa manusia, yang kemudian digunakan untukmemahami masalah tertentu. 2) Shalat adalah ritual yang dikerjakan seorang hamba dalam rangkamenjumpai tuhan-Nya dimana ritual itu dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam berikutsyarat-syaratnya, disamping itu ada aspek-aspek yang harus ada ketika seorang hamba menjalankanritual tersebut yaitu hadirnya hati, pemahaman, pengagungan, ketakutan, harapan serta rasa malu. 3)Ada enam komponen yang harus dipenuhi agar shalatnya bisa diterima oleh Allah SWT menurutperspektif Imam Al-Gazali; Hadirnya hati, Pemahaman, Pengagungan, Ketakutan, Harapan, dan Malu.
 
Publisher Pendidikan Agama Islam
 
Date 2018-12-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/38
 
Source AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman; Vol. 1 No. 2 (2018); 106-113
2620-4304
2620-4207
 
Language eng
 
Relation https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/38/38
 
Rights Copyright (c) 2018 AL-FIKRAH
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library