Kiai Abdul Hamid Pasuruan dan Kontribusinya untuk Moderasi Islam

Al-Fikrah: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Kiai Abdul Hamid Pasuruan dan Kontribusinya untuk Moderasi Islam
Kiai Abdul Hamid Pasuruan dan Kontribusinya untuk Moderasi Islam
 
Creator Wasid, Wasid
Mahsun, Mahsun
 
Subject Kiai Hamid
Sufi
Moderate
Kiai Hamid
Sufi
Moderat
 
Description Kiai Abdul Hamid Pasuruan is a phenomenal figure, even known by his conscience by layers ofsociety. He has inherited many things related to the earthing of islamic values, especially in teachingislamic academic theory of Ahl Sunna wal al-jamaah. His legacies both of –his thought and his attitudefor facing this life—that can be able to appease for people, up to now many people come to visit hisgrave for pilgrimaging destination. By him, Islam is served softly without fears to others.. Moreover,He was forwarding the happiness of others people, before his self was happy. This step is done basedon his holistic understanding of islam, which is said that able to combine the logic of normative fiqhwith substantial values sufism in the context of life and the large community. The combination ofnormativeity and sufism were ushering firmly and softly. It means, friendly in building therelationship with people. within the sphere of life practice.Kiai Hamid was able to invite people fordoing the obligation of islam, while in the context of persuading and giving example for them, theimportance is creating of maintaining harmony each others.
Kiai Abdul Hamid Pasuruan merupakan tokoh fenomenal, bahkan dikenal kewaliannya oleh lapisanmasyarakat. Ia telah mewariskan banyak hal, khususnya ajaran Islam Ahl Sunna wal al-jamaah.Warisan-warisannya yang mampu menyejukkan bagi umat hingga mengantarkan makamnya sampaihari ini masih menjadi tujuan ziarah;Darinya, Islam disuguhkan dengan cara lembut tanpa menakutkan kepada sesama. Bahkan, ia selalumengedepankan agar orang lain senang, sebelum dirinya senang. Langkah ini dilakukan tidak lepasdari pemahamannya yang holistik atas Islam, yang konon mampu mengkombinasikan logikanormatif fikih dengan nilai substansial tasawuf dalam konteks kehidupan bermasyarakat luas.Kombinasi normatifitas fikih dan tasawuf mengantarkan ia tegas, sekaligus lembut. Tegas dalam soalpraktik-praktik keagamaan. Tapi, lembut dalam membangun hubungan dengan siapapun. Dalamlingkup praktik kehidupan, Kiai Hamid mampu mengajak umat agar terus mengerjakan perintahIslam, sembari dalam konteks tetap mengajak dan memberikan contoh kepada mereka, kaitanpentingnya mejaga harmoni dengan sesama.Dari potret kesejarahan hidupnya, ditemukan bahwa Inti dari perannya dengan pola pikir moderatadalah menjaga selalu kesejukan umat melalui pembumian Islam secara menyeluruh dari formalismenuju substansialis atau dari ketuhanan menuju kemanusiaan. Konsistensi ini ini menjadi jalan, iadipandang masih hidup, sekalipun meninggal lama seiring makamnya tidak pernah sepi dikunjungimasyarakat.
 
Publisher Pendidikan Agama Islam
 
Date 2018-12-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/35
 
Source AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman; Vol. 1 No. 2 (2018); 71-81
2620-4304
2620-4207
 
Language eng
 
Relation https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/35/37
 
Rights Copyright (c) 2018 AL-FIKRAH
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library