Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri

Al-Fikrah: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri
Eksistensi Media Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri
 
Creator Ahmadi
 
Subject Social Media
Pesantren
Media Sosial
Pesantren
 
Description Social Media is a new phenomenon that can not be avoided its devepoment. The rising of using social media was been penetrating to various circles, especially among juveniles. The use of social media has become very popular among juveniles, it’s used without considering the good and bad. While social media also has a lot of negative impacts besides its many positive impacts. So that, it needs to give attention for them. Because, someone who used social media excessively and without controlling, that case able to be each factor of the occurence something that are not desirable. Like the inclusion of the influence of westernization on the interaction of juveniles, this influence can damage the social and religious order. Thus, Pesantren education becomes the solution towards the appearance of this problem. Because the characteristics of Pesantren (islamic boarding schools) capable of providing comprehensively supervision of the students. Pesantren not only offers intellectual education but also moral education (character) that’s integrated into the souls of the students.
Media sosial merupakan fenomena baru yang tidak dapat dihindari perkembangannya. peningkatan penggunaan media sosial masuk ke berbagai kalangan, khususnya kalangan remaja. Penggunaan media sosial mejadi sangat popular di kalangan remaja, digunakan tanpa mempertimbangkan baik dan buruknya. Sedangkan media sosial juga memiliki dampak negatif yang banyak disamping dampak positifnya yang juga banyak. Oleh karena itu dibutuhkan perhatian khusus bagi para remaja tersebut. karena jika seseorang yang menggunakan media sosial secara berlebihan dan tanpa pengawasan akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti masuknya pengaruh westernisasi terhadap pergaulan para remaja, pengaruh tersebut dapat merusak tatanan sosial dan agama. Oleh karena itu, pendidikan pesantren menjadi solusi untuk menghadapi munculnya masalah tersebut. karena karakteristik pesantren diyakini mampu menghadirkan pengawasan yang komprehensif terhadap para murid. Pesantren tidak hanya menawarkan pendidikan intelektual tetapi juga pendidikan akhlak (karakter) yang diintegrasikan ke dalam jiwa para santri.
 
Publisher Pendidikan Agama Islam
 
Date 2018-06-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/23
 
Source AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman; Vol. 1 No. 1 (2018); 46-55
2620-4304
2620-4207
 
Language eng
 
Relation https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/23/25
 
Rights Copyright (c) 2018 AL-FIKRAH
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library