KAJI EKSPERIMENTAL RADIASI API DARI PENGARUH VARIASI TEKANAN BIOGAS DAN LAJU ALIRAN KONSTAN PADA PROSES PEMURNIAN DAN TANPA PEMURNIAN

MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KAJI EKSPERIMENTAL RADIASI API DARI PENGARUH VARIASI TEKANAN BIOGAS DAN LAJU ALIRAN KONSTAN PADA PROSES PEMURNIAN DAN TANPA PEMURNIAN
 
Creator Sumadhijono, Pramoda Agung
Seputra, Yasika
Baidhowi, Achmad
AP, Sukma
 
Description Biogas merupakan bahan bakar non fosil yang bersifat renewable (dapat diperbaharui)yangdapat dijadikan bio energi alternatif. Namun biogas memiliki kandungan pengotor-pengotoryang cukup tingi pula seperti CO2 yang dapat menurunkan nilai kalor pembakaran serta H2Syang berpotensi mencemari lingkungan. Untuk menghilangkan senyawa pengotor-pengotordan meningkatkan nilai kalor pembakaran diperlukan pemurnian biogas denganmenggunakan zeolit alam. Pada penelitian kali ini bertujuan untuk Mengkaji karakteristikBiogas setelah proses pemurnian dan tanpa pemurnian dengan pengaruh tekanan dan lajualiran konstan ditinjau dari analisa perpindahan kalor secara radiasi. Penelitian ini dilakukandengan cara mengukur temperatur api yang dihasilkan biogas setelah proses pemurnian dantanpa pemurnian. Hasil pengukuran temperatur api menunjukkan bahwa temperatur apibiogas setelah proses pemurnian menghasilkan temperatur yang lebih tinggi dibandingkantanpa pemurnian pada laju aliran 3 lpm dengan tekanan 20 Psi. Dari proses pemurniandidapat temperatur yang paling tinggi yaitu 6150C dan menghasilkan radiasi api 517,09 Wsedangkan biogas tanpa pemurnian didapat temperatur yang paling tinggi yaitu 5360C danmenghasilkan radiasi api 370,46 W. Kemudian pada tekanan biogas 30 Psi dengan laju aliran3 lpm dengan proses pemurnian didapat temperatur yang paling tinggi yaitu 6530C danmenghasilkan radiasi api sebesar 517,34 W. Sedangkan biogas tanpa pemurnian didapattemperatur paling tinggi yaitu 6010C dan menghasilkan radiasi api 460,32 W. Dari hasiltersebut menunjukkan bahwa proses pemurnian biogas dapat meningkatkan temperatur danradiasi api biogas. Dan dari pengaruh tekanan menunjukkan bahwa semakin tinggi tekananpada proses pemurnian makan semakin baik proses pemurniannya.
 
Publisher Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
 
Contributor Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
 
Date 2019-08-20
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/MEKANIKA/article/view/2707
10.12345/jm.v5i01.2707
 
Source MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin; Vol 5, No 01 (2019): July; 17-24
2686-3693
2460-3384
10.12345/jm.v5i1
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/MEKANIKA/article/view/2707/2255
10.12345/jm.v5i01.2707.g2255
 
Rights Copyright (c) 2019 MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library