Efektivitas ekstrak kayu ulin (Euxideroxylon zwageri) sebagai pengawet alami kayu terhadap serangan rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren)

Jurnal Riset Industri Hasil Hutan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Efektivitas ekstrak kayu ulin (Euxideroxylon zwageri) sebagai pengawet alami kayu terhadap serangan rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren)
 
Creator Amaliyah, M.T., Desi Mustika; SINTA ID: 6652275; Balai Riset dan Standardisasi Industri Banjarbaru, Kementerian Perindustrian
Lestari, Ratri Yuli; Kementerian Perindustrian
Raharjo, Muhamad Listianto; Kementerian Perindustrian
Cahyana, Budi Tri; Kementerian Perindustrian
Nurmilatina, Nurmilatina; Kementerian Perindustrian
 
Subject ekstrak; pengawet alami; kayu; ulin; rayap tanah
 
Description Proses pengawetan kayu, umumnya menggunakan bahan kimia sebagai bahan pengawet. Bahan kimia yang seringkali digunakan sebagai pengawet kayu yaitu insektisida, heptachlor, chlordane dan HCS. Selain itu, pengawetan anti rayap dilakukan menggunakan asam borat, permethrin, kerosene (minyak tanah) imidakloprid. Penggunaan bahan kimia ini cukup berbahaya jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Pada industri pengolahan kayu, khususnya industri kayu ulin/kayu besi (Eusideroxylon zwageri) yang termasuk kelas awet I, menghasilkan limbah berupa serbuk gergaji yang jumlahnya cukup banyak dan belum termanfaatkan secara optimal yang dapat dimanfaatkan sebagai pengawet alami kayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan daya awet kayu kelas awet rendah dengan memanfaatkan ekstrak limbah serbuk gergajian kayu ulin sebagai pengawet alami kayu kelas awet rendah. Tahapan dari penelitian ini adalah melakukan ekstraksi serbuk kayu ulin, pengujian ekstrak ulin menggunakan pelarut air, proses pengawetan kayu sengon dan kayu karet serta pengujian kayu yang telah diawetkan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah semakin tinggi konsentrasi serbuk ulin dalam pelarut, rendemen ekstrak dan hasil uji fitokimia, nilainya cenderung mengalami penurunan dikarenakan kondisi larutan yang sudah jenuh. Berdasarkan uji fitokimia, ekstrak kayu ulin mengandung senyawa tanin, alkaloid, flavonoid, saponin, dan total fenolik. Pada uji ketahanan terhadap serangan rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren), ekstrak kayu ulin mampu menaikkan klasifikasi ketahanan hingga 2 (dua) tingkat, yaitu dari kelas IV menjadi kelas II, meskipun masih ada serangan pada kayu karet dan kayu sengon. Nilai uji mortalitas rayap tanah yang diumpankan ke kayu karet dan kayu sengon adalah sebesar 100% baik konsentrasi 5% hingga 20%.
 
Publisher Kementerian Perindustrian
 
Contributor Baristand Industri Banjarbaru
 
Date 2020-02-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.kemenperin.go.id/jrihh/article/view/5652
10.24111/jrihh.v11i2.5652
 
Source Jurnal Riset Industri Hasil Hutan; Vol 11, No 2 (2019); 85-96
2503-0779
2086-1400
 
Language eng
 
Relation http://ejournal.kemenperin.go.id/jrihh/article/view/5652/pdf_48
http://ejournal.kemenperin.go.id/jrihh/article/downloadSuppFile/5652/767
http://ejournal.kemenperin.go.id/jrihh/article/downloadSuppFile/5652/769
 
Rights Copyright (c) 2020 Desi Mustika Amaliyah, M.T., Ratri Yuli Lestari, Ratri Yuli Lestari, Muhamad Listianto Raharjo, Muhamad Listianto Raharjo, Budi Tri Cahyana, Budi Tri Cahyana, Nurmilatina Nurmilatina, Nurmilatina Nurmilatina
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library