KRITIK TEORI DAN METODOLOGI PENGGALIAN HUKUM ISLAM DALAM PERSPEKTIF SYAIH ALI JUM‘AH

al-maslahah

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KRITIK TEORI DAN METODOLOGI PENGGALIAN HUKUM ISLAM DALAM PERSPEKTIF SYAIH ALI JUM‘AH
 
Creator Ma'mun, Solihul Amin
 
Subject Islamic Law
Syaih Ali Jum‘ah's Thought; Criticism of Theory and Methodology; Mantiq Science; Maqasid al-Syariah; Social Sciences.

 
Description This article examines Syaih Ali Jum‘ah's thoughts on the criticism of theories and methodologies for extracting Islamic law. Syaih Ali Jum'ah is one of the 'world-class' contemporary scholars whose studies and contributions of fatwas are widely awaited and followed. The author looks at the method of qualitative analysis of the study and the fatwa of Syaih Ali Jum'ah, that he does not only rely on the usul fiqh from the book al-Risālah by Imam Shafi'i as the only reference to explore Islamic law. But he had elaborated the usul fiqh of al-Risālah with the usul fiqh written by the ulama 'after Imam Shafi'i, such as Imam al-Ghozali and Imam Syatibi. In the sense of extracting Islamic law Syaih Ali Jum'ah has also adopted the science of mantiq and maqasid al-syariah. And not only that, he also did not close the entry of other methodologies other than the usul fiqh to strengthen, defend, support or just help validate the discovery and determination of a law. As he responded to the criticism that the methodology of social science is also an instrument of the usul fiqh.
Keywords: Syaih Ali Jum‘ah's Thought; Criticism of Theory and Methodology; Mantiq Science; Maqasid al-Syariah; Social Sciences.

Abtrak
Artikel ini mengkaji pemikiran Syaih Ali Jum‘ah pada kritik teori dan metodologi penggalian hukum Islam. Syaih Ali Jum‘ah adalah salah satu ulama’ kontemporer tingkat dunia yang kajian-kajian dan kontribusi fatwa-fatwanya banyak sekali ditunggu dan diikuti. Penulis mencermati dengan metode analisis kualitatif dari kajian dan fatwa-fatwa Syaih Ali Jum‘ah, bahwa beliau tidak hanya mengandalkan usul fiqh dari kitab al-Rislāh Imam Syafi’i sebagai satu-satunya rujukan untuk menggali hukum Islam. Tetapi beliau telah mengelaborasi usul fiqh kitabal-Risālah dengan usul fiqh yang dikarang oleh para ulama’ setelah Imam Syafi’i, seperti Imam al-Ghozali dan Imam Syatibi. Dalam arti penggalian hukum Islam Syaih Ali Jum‘ah juga sudah mengadopsi dengan ilmu mantiq dan maqasid al-syariah. Dan tidak hanya itu, beliau juga tidak menutup masuknya metodologi lain selain usul fiqh untuk menguatkan, membela, mendukung atau sekedar membantu kevalidan penemuan dan penetapan sebuah hukum. Sebagaimana beliau menanggapi kritik agar metodologi ilmu sosial juga menjadi bagian instrumen dari usul fiqh.
Kata Kunci: Pemikiran Syaih Ali Jum‘ah; Kritik Teori dan Metodologi; Ilmu Mantiq; Maqasid al-Syariah; Ilmu Sosial.
 
Publisher Fakultas Syariah (Syari'ah Faculty )
 
Contributor
 
Date 2020-01-24
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/Almaslahah/article/view/1223
10.24260/al-maslahah.v15i2.1223
 
Source Al-Maslahah; Vol 15, No 2 (2019); 113-140
2502-8367
1907-0233
 
Language eng
 
Relation http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/Almaslahah/article/view/1223/pdf
 
Rights Copyright (c) 2020 Solihul Amin Ma'mun
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library