Perceraian dalam Persepsi Psikologi Komunikasi di Kota Bandung serta Penanggulangannya

Jurnal Soshum Insentif

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Perceraian dalam Persepsi Psikologi Komunikasi di Kota Bandung serta Penanggulangannya
Perceraian dalam Persepsi Psikologi Komunikasi di Kota Bandung serta Penanggulangannya
 
Creator Kurniawati, Lia
Sugandi, Milla Mustikawati
 
Description Faktor Personal Angka Perceraian dalam Kajian Psikologi Komunikasi pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan pihak-pihak pemerintah sebagai kontrol sosial kemasyarakatan. Dalam rangka mendukung pemberdayaan pengurangan angka perceraian di beberapa kecamatan di Kota Bandung, strategi yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain adalah pertama mengoptimalkan peran konsultan akademik dalam melakukan pendampingan para kader PKK dan pemuda pemudi yang akan memasuki jenjang pernikahan (Mahasiswa tingkat akhir). Kedua, mensosialisasikan pemberdayaan diri pada kedua target di atas, ketiga Meningkatkan peran serta lembaga pemerintah seperti akademisi (bidang psikologi komunikasi), KUA Kecamatan dan Disdukcapil. Diharapkan dengan melaksanakan strategi-strategi diatas dapat mengurangi tingkat angka perceraian di kota Bandung selama kurun waktu penelitian dan tidak lagi mengalami kesulitan dalam beradaptasi dalam memberdayakan dan mengenali potensi diri. Tujuan akhir dari penelitian ini sebagai bahan dasar untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia terutama setiap pribadi yang akan memasuki jenjang pernikahan sehingga berimbas pada efek kebahagiaan dan hidup yang berkualitas dari satu keluarga inti. Perubahan besar seorang individu secara personal berdampak pada perubahan sosial, budaya dan terlebih perekonomian. Fakte dilapangan bahwa angka perceraian menurut data statistik dari beberapa institusi disdukcapil dan Kantor Urusan Agama ternyata peran permasalahan kepribadian terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya faktor ekonomi yang paling mendominasi. Sedangkan metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah memberikan pembinaan berupa seminar manajemen diri, workshop menjadi pribadi berkualitas sesuai dengan capaian target materil dan imateril dengan target sasaran setiap individu berusia 20-40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat kota Bandung dari beberapa kecamatan dengan adanya optimalisasi peran akademisi dan peran KUA serta disukcapil mendapatkan pendekatan secara psikologis sehingga dapat mengurangi angka perceraian di Kota Bandung.
Faktor Personal Angka Perceraian dalam Kajian Psikologi Komunikasi pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan pihak-pihak pemerintah sebagai kontrol sosial kemasyarakatan. Dalam rangka mendukung pemberdayaan pengurangan angka perceraian di beberapa kecamatan di Kota Bandung, strategi yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain adalah pertama mengoptimalkan peran konsultan akademik dalam melakukan pendampingan para kader PKK dan pemuda pemudi yang akan memasuki jenjang pernikahan (Mahasiswa tingkat akhir). Kedua, mensosialisasikan pemberdayaan diri pada kedua target di atas, ketiga Meningkatkan peran serta lembaga pemerintah seperti akademisi (bidang psikologi komunikasi), KUA Kecamatan dan Disdukcapil. Diharapkan dengan melaksanakan strategi-strategi diatas dapat mengurangi tingkat angka perceraian di kota Bandung selama kurun waktu penelitian dan tidak lagi mengalami kesulitan dalam beradaptasi dalam memberdayakan dan mengenali potensi diri. Tujuan akhir dari penelitian ini sebagai bahan dasar untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia terutama setiap pribadi yang akan memasuki jenjang pernikahan sehingga berimbas pada efek kebahagiaan dan hidup yang berkualitas dari satu keluarga inti. Perubahan besar seorang individu secara personal berdampak pada perubahan sosial, budaya dan terlebih perekonomian. Fakte dilapangan bahwa angka perceraian menurut data statistik dari beberapa institusi disdukcapil dan Kantor Urusan Agama ternyata peran permasalahan kepribadian terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya faktor ekonomi yang paling mendominasi. Sedangkan metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah memberikan pembinaan berupa seminar manajemen diri, workshop menjadi pribadi berkualitas sesuai dengan capaian target materil dan imateril dengan target sasaran setiap individu berusia 20-40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat kota Bandung dari beberapa kecamatan dengan adanya optimalisasi peran akademisi dan peran KUA serta disukcapil mendapatkan pendekatan secara psikologis sehingga dapat mengurangi angka perceraian di Kota Bandung.
 
Publisher Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV
 
Date 2019-10-20
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Artikel Peer-review
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnal.lldikti4.or.id/index.php/jurnalsoshum/article/view/89
10.36787/jsi.v2i2.89
 
Source Jurnal Soshum Insentif; Vol 2 No 2 (Oktober, 2019): Jurnal Soshum Insentif; 145-152
Jurnal Soshum Insentif; Vol 2 No 2 (Oktober, 2019): Jurnal Soshum Insentif; 145-152
2655-2698
2655-268X
10.36787/jsi.v2i2
 
Language ind
 
Relation https://jurnal.lldikti4.or.id/index.php/jurnalsoshum/article/view/89/72
 
Rights Hak Cipta (c) 2019 Jurnal Soshum Insentif
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library