Acceleration of The Irrigation Operation Reporting Using Web-Based Application Irrigation Operations Management System (SMOPI)

Jurnal Irigasi

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Acceleration of The Irrigation Operation Reporting Using Web-Based Application Irrigation Operations Management System (SMOPI)
Akselerasi Waktu Pelaporan Operasi Irigasi Menggunakan Perangkat Lunak Berbasis Web Sistem Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Irigasi (SMOPI)
 
Creator Sofiyuddin, Hanhan Ahmad
Rahmandani, Dadan
 
Subject operation and maintenance; irrigation modernization; critical path method; irrigation operation interval; SMOPI
operasi dan pemeliharaan; modernisasi irigasi; critical path method; interval operasi irigasi; SMOPI
 
Description More efficient irrigation management is needed in the face of limited water availability and the increasing water requirements for other than agricultural sectors. This can be done by improving the accuracy of irrigation water through the optimizing of irrigation operation intervals. One effort which can be done is minimizing the time needed to report irrigation operation activities. using web-based application Irrigation Operations Management System (SMOPI). Research is conducted to identify the minimum time required for the reporting of irrigation operations, either manually or using SMOPI. The research was conducted as a case study in the Bondoyudo irrigation area by means of the collection of data through discussions and questionnaires as well as analysis of the time needed to report irrigation operation activities using the Critical Path Method. The result showed that the manual irrigation operations take 43 hours at the crop planning stage, 41 hours at the water delivery management, and 45 hours at the result recapitulation stage. The requirement of about 5 days at the implementation stage indicates that the operating interval of existing irrigation every 10 days is quite feasible. SMOPI is able to accelerate so that the operation time at the crop planning, water delivery management, and result recapitulation stage are 24.5 hours, 14 hours, and 31,5 hours. This indicates that SMOPI can be used to help shorten the interval of irrigation operations to support irrigation modernization.
Pengelolaan irigasi yang lebih efisien saat ini sangat diperlukan dalam menghadapi ketersediaan air yang semakin terbatas dan kebutuhan air untuk selain sektor pertanian yang semakin meningkat. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan ketepatan pemberian air irigasi melalui optimalisasi interval operasi irigasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meminimalisasi waktu pelaporan operasi irigasi menggunakan perangkat lunak berbasis web Sistem Manajemen Operasi Irigasi (SMOPI). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi waktu minimal yang diperlukan untuk pelaporan operasi irigasi, baik secara manual ataupun menggunakan SMOPI. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk studi kasus di Daerah Irigasi Bondoyudo melalui pengumpulan data dengan cara diskusi dan penyebaran kuesioner serta analisis waktu operasi menggunakan Critical Path Method. Berdasarkan hasil analisis, pelaporan operasi irigasi secara manual membutuhkan waktu 43 jam pada tahap perencanaan tanam, 41 jam pada tahap pengaturan pemberian air, dan 45 jam pada tahap rekapitulasi hasil. Kebutuhan sekitar 5 hari pada tahap pengaturan pemberian air mengindikasikan bahwa interval operasi irigasi eksisting setiap 10 hari cukup aman. Perangkat lunak SMOPI mampu mengakselerasi waktu operasi pada tahap perencanaan tanam, pengaturan pemberian air, dan rekapitulasi hasil masing-masing menjadi 24,5 jam, 14 jam, dan 31,5 jam. Akselerasi ini mengindikasikan bahwa SMOPI dapat digunakan untuk membantu mempersingkat interval operasi irigasi dalam upaya moderinasi irigasi.
 
Publisher Balai Penelitian dan Pengembangan Irigasi
 
Contributor

 
Date 2019-12-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion


 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnalirigasi_pusair.pu.go.id/index.php/jurnal_irigasi/article/view/288
10.31028/ji.v14.i2.9-24
 
Source Jurnal Irigasi; Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Irigasi; 63-78
Jurnal Irigasi; Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Irigasi; 63-78
2615-4277
1907-5545
 
Language ind
 
Relation http://jurnalirigasi_pusair.pu.go.id/index.php/jurnal_irigasi/article/view/288/359
 
Rights Hak Cipta (c) 2019 Jurnal Irigasi
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library