Hukum Jual Beli Hewan Perspektif Undang-Undang Perlindungan Hewan No. 5 Tahun 1990 dan Fiqih Empat Mazhab

Al-Buhuts (e-Journal)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Hukum Jual Beli Hewan Perspektif Undang-Undang Perlindungan Hewan No. 5 Tahun 1990 dan Fiqih Empat Mazhab
 
Creator Kadim, Immawan Muhajir
 
Subject animal trade
the protective law of animal No. 5, 1990
Fikih four madzhab
 
Description Animal trade activity is the most famous trade activity among society loving animal recently. This animal trade activity has a special customer so it can facilitate the trader to meet the buyer. This is reasonable to be discussed in the animal protective law and fikih four mazhab, Because animal protective law and fikih four madzhab have the classification of animals allowed to be traded and forbidden else. This research comes in the kind of normative research. This research is called the library research. This research comes in normative research that observe on the law basis. The approach used is juridical normative analysis approach. The kind of the approach used on this research is conceptual approach. On this research, analysis datum method used on is qualitative datum analysis. The result of this research shows that we as Islamic faithful followers have to submit and obey with the law made by the government unless it rebels our faith as Muslim. It is on the same matter, when it comes in animal trade, Muslim must obey with the protective animal law made by the government to leave the strange animal on trade business, the animal which it’s population has decreased for year by year and the animal threaten lost a all.
Kegiatan jual beli hewan merupakan kegiatan jual beli yang paling populer di kalangan masyarakat pecinta hewan saat ini. Kegiatan jual beli hewan ini memiliki pasar tersendiri sehingga mempermudahkan bagi penjual dan pembeli untuk saling bertemu. Jual beli hewan ini layak dikaji dalam undang-undang perlindungan hewan dan fikih empat mazhab, sebab dalam undang-undang perlindungan hewan dan fikih empat mazhab memiliki kategori hewan apa saja yang boleh untuk diperjual belikan dan kategori hewan apa saja yang tidak boleh untuk diperjual belikan. Penelitian ini, tergolong ke dalam jenis penelitian normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif analitis. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kita sebagai umat muslim harus taat dan patuh kepada undang-undang yang dibuat oleh pemerintah selama undang-undang tersebut tidak bertentangan dengan akidah kita sebagai umat muslim. Begitu juga dalam hal jual beli hewan umat muslim harus mematuhi undang-undang perlindungan hewan yang dibuat oleh pemerintah untuk tidak memperjual belikan hewan langkah, hewan yang jumlah populasinya menurun drastis dari tahun ketahun dan hewan yang terancam punah.
 
Publisher Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo
 
Date 2016-06-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ab/article/view/923
 
Source Al-Buhuts; Vol. 12 No. 1 (2016): Volume 12 Nomor 1 Juni 2016; 137-152
2442-823X
1907-0977
 
Language eng
 
Relation http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ab/article/view/923/710
 
Rights Copyright (c) 2016 Al-Buhuts
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library