PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA OLEH PENGURUS KORPORASI DIKAITKAN DENGAN ASAS GEEN STRAF ZONDER SCHULD

Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA OLEH PENGURUS KORPORASI DIKAITKAN DENGAN ASAS GEEN STRAF ZONDER SCHULD
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA OLEH PENGURUS KORPORASI DIKAITKAN DENGAN ASAS GEEN STRAF ZONDER SCHULD
 
Creator Alviolita, Fifink Praiseda
 
Description Abstrak
Peraturan terkait pertanggungjawaban tindak pidana korporasi telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Perluasan makna pertanggungjawaban atas tindak pidana yang dilakukan oleh pengurus korporasi apabila orang tersebut tidak memenuhi kewenangan pasca dikeluarkannya Perma Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Korporasi untuk mewakili dalam persidangan yang bertentangan dengan asas geen straft zonder schuld dimana pertanggungjawaban harus ada kesalahan. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sistem pertanggungjawaban korporasi yang dipakai di dalam Perma adalah konsep pertanggungjawaban strict liability maka seharusnya teori yang digunakan adalah teori identifikasi dimana perbuatan tindak pidana korporasi adalah perbuatan pengurus yang menjadi directing mind. Keterwakilan pengurus yang tidak menjadi tersangka dalam mewakili korporasi adalah melewati proses hukum acara pidana dimana keterwakilan ini seharusnya dibatasi sebagai wujud perlindungan hukum.
Kata-kata Kunci: geen straft zonder schuld; korporasi; pertanggungjawaban pengurus
Abstract
The regulations related to the accountability of corporate crime have been regulated in various laws and regulations. An expansion of the meaning of accountability for criminal acts is carried out by corporate management, defining that the person does not fulfill the authority (after the issuance of PERMA Number 13 of 2016 concerning Corporate Handling Procedures) to represent the trial as opposed to the geonder straft zul schuld principle where accountability must be wrong. This study uses normative juridical research with a statutes approach and a conceptual approach. The corporate liability system used in PERMA is the concept of strict liability accountability, so that the theory should be the theory of identification where acts of corporate crime are acts of management that becomes directing mind. The representation of the board that is not a suspect in representing the corporation is through criminal procedure where this representation should be limited as a form of legal protection.
Key words: geen straft zonder schuld; corporate; responsibility of committee.
 
Publisher Universitas Kristen Satya Wacana
 
Date 2019-05-05
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.uksw.edu/refleksihukum/article/view/2096
10.24246/jrh.2018.v3.i1.p1-16
 
Source Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum; Vol 3 No 1 (2018): Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum; 1-16
2541-5417
2541-4984
10.24246/jrh.2018.v3.i1
 
Language ind
 
Relation https://ejournal.uksw.edu/refleksihukum/article/view/2096/1149
 
Rights Copyright (c) 2019 Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library