KEANEKARAGAMAN DAN DOMINANSI IKAN YANG BERASOSIASI DENGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DAN KERAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN

JURNAL GALUNG TROPIKA

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KEANEKARAGAMAN DAN DOMINANSI IKAN YANG BERASOSIASI DENGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DAN KERAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN
 
Creator Syam, Asrullah; Universitas Muhamamdiyah Parepare
Jafar, Jusmiati; Universitas Muhammadiyah Parepare
Suhadiyah, Sri; Universitas Hasanuddin
 
Subject Biologi Laut
densitas; dominansi; biota laut; konservasi; asosiasi
 
Description Budidaya perikanan laut saat ini mulai berkembang pesat seiring dengan semakin berkurangnya hasil tangkapan perikanan laut. Sektor budidaya perikanan laut diharapkan dapat menjadi penyuplai hasil terbesar sektor kelautan dan perikanan di masa yang akan datang. Upaya perbaikan kegiatan budidaya laut semakin digalakkan, termasuk upaya mengoptimalkan peran lainnya sebagai kawasan konservasi. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Barru Sulawesi Selatan dari bulan Februari sampai Agustus 2018. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis ikan yang berasosiasi dengan budidaya rumput laut dan keramba jaring apung. Selain itu untuk mengetahui lamanya ikan untuk berasosiasi dengan kegiatan budidaya rumput laut dan keramba jarring apung. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan observasi di lokasi budidaya laut. Sampel diidentifikasi di lokasi penelitian, dan dibawa ke laboratorium untuk diidentifikasi lebih lanjut bagi sampel yang tidak dapat diidentifikasi secara langsung. Pengamatan dilakukan disekitar area budidaya. Pada penelitian ini ditemukan family ikan yang berasosiasi dengan budidaya rumput laut dan keramba jaring apaung yaitu famili Nemipteridae, Haemulidae, MulidaeAcanthuridae, Ceasionidae, Labridae, Pomacanthidae, Scaridae, Pomacentridae, Sygnatidae, Blenniidae, Aulostomidae, Centriscidae,Plotoscidae, danChaetodontidae trifasciatu. Lamanya ikan menggunakan kawasan budidaya pada area rumput laut yaitu selama 46 hari, yaitu setelah rumput laut berumur dua minggu sampai panen. Lamanya ikan menggunakan kawasan budidaya pada area keramba jaring apung selama 95 hari, yaitu mulai penaburan benih ikan sampai panen.
 
Publisher Fapetrik-UMPAR
 
Contributor UM Parepare, DRPM Kemristekdikti
 
Date 2019-04-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/view/383
10.31850/jgt.v8i1.383
 
Source JURNAL GALUNG TROPIKA; Vol 8, No 1 (2019); 26 - 34
JURNAL GALUNG TROPIKA; Vol 8, No 1 (2019); 26 - 34
2407-6279
2302-4178
10.31850/jgt.v8i1
 
Language ind
 
Relation https://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/view/383/pdf_51
https://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/downloadSuppFile/383/22
https://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/downloadSuppFile/383/23
 
Rights Copyright (c) 2019 JURNAL GALUNG TROPIKA
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library