Diabetic Wound Healing Biosurfactants Dialkyl Alginate Cream on TNF-α TGF-β Expression, Reepithelization, and Collagenization

Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Diabetic Wound Healing Biosurfactants Dialkyl Alginate Cream on TNF-α TGF-β Expression, Reepithelization, and Collagenization
EnglishPenyembuhan Luka Diabetes Krim Biosurfaktan Dialkil Alginat pada Ekspresi TNF-α TGF-β, Reepitelisasi, dan Kolagenisasi
 
Creator Raihanah, Cut
Mahyani, Nurul
Kintoko, Kintoko
 
Description Diabetic wound healing is delayed by many factors, including high TNF-α expression and low TGF-β expression which can affect the formation of new epithelial tissue and collagen as the main goal of the wound healing process. One of the diabetic wound healing agent is biosurfactant dialkyl alginate where so far its use in cream form for diabetic wound has never been reported. This study aimed to determine TNF-α, TGF-β, reepithelization and the collagenization of biosurfactant dialkyl alginate cream in diabetic biopsy wounds in STZ-induced rat. Biosurfactant dialkyl alginate was made in cream form and applied to biopsy wounds on the backs of rat twice a day for 9 days. Observation of TNF-α and TGF-β expression were performed by immunohistochemical staining, while epithelial and collagen with staining HE and Mallory. The results showed that the biosurfactant dialkyl alginate cream had an activity to decrease TNF-α expression, increase TGF-β expression and reepithelization but did not have any significant activity on collagenization. These results suggest that the biosurfactant dialkyl alginate cream can accelerate the healing of diabetic wound.
Penyembuhan luka diabetes tertunda oleh banyak faktor, diantaranya ekspresi TNF-α yang tinggi dan rendahnya ekspresi TGF-β yang dapat mempengaruhi pembentukan jaringan epitel baru dan kolagen sebagai tujuan utama dari proses penyembuhan luka. Salah satu agen penyembuhan luka diabetes adalah biosurfaktan dialkil alginat dimana sejauh ini penggunaannya dalam bentuk krim untuk luka diabetes belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan TNF-α, TGF-β, reepitelisasi dan kolagenisasi dari krim biosurfaktan dialkil alginat pada luka biopsi diabetes pada tikus yang diinduksi STZ. Biosurfaktan dialkil alginat dibuat dalam bentuk krim dan dioleskan dua kali sehari selama 9 hari pada luka biopsi di punggung tikus. Pengamatan ekspresi TNF-α dan TGF-β dilakukan dengan pewarnaan imunohistokimia, sedangkan epitel dan kolagen dengan pewarnaan HE dan Mallory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim biosurfaktan dialkil alginat memiliki aktivitas menurunkan ekspresi TNF-α, meningkatkan ekspresi TGF-β dan reepitelisasi tetapi tidak memiliki aktivitas yang signifikan pada kolagenisasi. Hasil ini menunjukkan bahwa krim biosurfaktan dialkil alginat dapat mempercepat penyembuhan luka diabetes.
 
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Indonesia
 
Date 2019-04-24
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/688
10.35814/jifi.v17i1.688
 
Source JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA; Vol 17 No 1 (2019): JIFI; 72-80
2614-6495
1693-1831
 
Language eng
 
Relation http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/688/483
 
Rights Copyright (c) 2019 JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library