Cultivating Corn with High Populations to Increase Productivity and Land Efficiency in Indonesia

AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Cultivating Corn with High Populations to Increase Productivity and Land Efficiency in Indonesia
Budidaya Jagung dengan Populasi Tinggi untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Lahan di Indonesia
 
Creator Zhiwu, Wang
Kai, Chen
Shijun, Qi
Zengbin, Lu
Wen, Cheng
Huanying, Xiao
Suxian, Zhao
Musa, Yunus
Dermawan, Rahmansyah
Syahruddin, Karlina
Zhaohua, Ding
 
Description This study aims to support technically the use of space by adjusting the spacing and the use of high yielding new CI01, CI02 and CI03 maize varieties jointly developed by corn researchers from China and Indonesia with appropriate cultivation techniques. This experiment was conducted in March 2018 in Kediri, East Java, Indonesia. Planting is carried out in beds using plastic mulch. Planting was designed with a high population using a distance of 14 cm between plants, 2 rows per bed, and zigzag planted to obtain 99,000 plants/ha population. With this method, high yields of 13.35 t / ha for CI01 varieties, 13.72 t / Ha for CI02 varieties, and 12.78 t / Ha for CI03 varieties were obtained. The downy mildew disease rate was the lowest 0.8% in the CI01 variety. Economically, the use of high yield pattern planting methods increases yields by more than 20% and increases economic profit by 15% of the cost of corn production.
Penelitian ini bertujuan untuk mendukung secara teknis pemanfaatan ruang dengan mengatur jarak tanam dan penggunaan varietas jagung baru CI01, CI02 dan CI03, berdaya hasil tinggi yang dikembangkan bersama-sama oleh peneliti jagung dari Cina dan Indonesia dengan teknik budidaya yang sesuai. Percobaan ini dilakukan pada Maret 2018 di Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Penanaman dilakukan di bedengan dengan menggunakan mulsa plastik. Penanaman dirancang dengan populasi tinggi menggunakan jarak antar tanaman 14 cm, 2 baris per bedengan, dan ditanam secara zigzag sehingga diperoleh populasi sebanyak 99.000 tanaman/Ha. Dengan metode ini diperoleh hasil tinggi sebesar 13,35 ton/Ha untuk varietas CI01, 13,72 ton/Ha untuk varietas CI02, dan 12,78 ton/Ha untuk varietas CI03. Tingkat serangan penyakit downy mildew hanya berkisar 0,8-2,1% dan serangan terendah pada varietas CI01. Secara ekonomi, penggunaan metode penanaman pola hasil tinggi ini mampu meningkatkan hasil panen lebih dari 20% dan meningkatkan keuntungan ekonomi sebesar 15% dari biaya produksi jagung.
 
Publisher Universitas Bangka Belitung
 
Date 2019-04-02
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://agrosainstek.ubb.ac.id/index.php/agrosainstek/article/view/36
10.33019/agrosainstek.v3i1.36
 
Source AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian; Vol 3 No 1 (2019): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian; 15-20
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian; Vol 3 No 1 (2019): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian; 15-20
2579-843X
2615-2207
10.33019/agrosainstek.v3i1
 
Language eng
 
Relation https://agrosainstek.ubb.ac.id/index.php/agrosainstek/article/view/36/27
 
Rights Copyright (c) 2019 Wang Zhiwu, Chen Kai, Qi Shijun, Lu Zengbin, Cheng Wen, Xiao Huanying, Zhao Suxian, Yunus Musa, Rahmansyah Dermawan, Karlina Syahruddin, Ding Zhaohua
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library