Menggunakan Stepwise Linear Regression Untuk Menentukan Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja

Jurnal Informatika

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Menggunakan Stepwise Linear Regression Untuk Menentukan Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja
 
Creator Hanif, Aswar
 
Subject Sistem Informasi
productivity, stepwise linear regression
 
Description Abstrak
Semakin lama masa kerja, semakin banyak pengalaman yang dimiliki seseorang atas pekerjaannya. Seorang yang memiliki tingkat kehadiran yang tinggi, dianggap sebagai pekerja yang baik. Kedua faktor ini membentuk asumsi bahwa masa kerja dan tingkat kehadiran, secara positif atau negatif, mempengaruhi produktivitas pekerja. Dikarenakan besarnya pengaruh produktivitas pekerja terhadap kesehatan sebuah perusahaan, kegiatan menganalisis produktivitas tenaga kerja perusahaan, seharusnya tidak didasarkan pada asumsi-asumsi, meskipun asumsi tersebut bisa diterima. Menggunakan Regresi Linier Berganda, sebuah model persamaan dihasilkan dari data-data mengenai tenaga kerja. Tapi, karena nilai Koefisien Determinasi yang dihasilkan kurang memuaskan, dilakukan analisis ulang terhadap data. Kali ini menggunakan Regresi Linier Stepwise. Analisis kedua ini dapat menghasilkan nilai Koefisien Determinasi yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya, meskipun harus diterima bahwa nilai yang baru ini masih terlalu rendah. Meskipun begitu, beberapa fakta mengenai sistem kerja perusahaan dan latar belakang tenaga kerjanya, dapat dijadikan penjelasan mengenai hasil analisis yang telah dilakukan.

Kata kunci: produktivitas, regresi linier stepwise

Abstract
The longer the employment length, the more experience a person has on his or her job. A person who has a high attendance at work, is considered a good worker. These two factors form the assumption that both employment length and work attendance, influence laborer productivity, either positively or negatively. As Labor productivity holds a lot of weight in relation to a company’s health, conducting an analysis of a company's productivity, must not be based on assumptions, even though it’s an acceptable one. Using multiple linear regression, a model was generated from data about the workforce. But, because the Coefficient of Determination value was less than satisfactory, an analysis was performed again on the data, this time using Stepwise Regression. The second analysis managed to produce a higher Coefficient of Determination value than the previous one, but it must accepted that the value remains too low. Though a few facts about the company’s work system and labours history could provide some explanation on this result.

Keyword: productivity, stepwise linear regression
 
Publisher LPPM Universitas BSI
 
Contributor
 
Date 2018-04-19
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion



 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ji/article/view/INF8
10.31311/ji.v5i1.2701
 
Source Jurnal Informatika; Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA; 73-80
Jurnal Informatika; Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA; 73-80
2528-2247
2355-6579
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ji/article/view/INF8/pdf
 
Coverage


 
Rights ##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library