PENGARUH DOSIS BATUAN FOSFAT YANG DIASIDULASI DENGAN DUA LIMBAH CAIR AGROINDUSTRI TERHADAP SERAPAN HARA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L)

Jurnal Agrotek Tropika

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENGARUH DOSIS BATUAN FOSFAT YANG DIASIDULASI DENGAN DUA LIMBAH CAIR AGROINDUSTRI TERHADAP SERAPAN HARA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L)
 
Creator Fajrianto, Agus Dwi
Niswati, Ainin
Sunyoto, Sunyoto
Yusnaini, Sri
 
Subject Jurusan Agroteknoogi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Batuan Fosfat Alam, Dua Limbah Agroindustri , Jagung, P tersedia, Serapan P
 
Description Jagung merupakan komoditas pangan utama setelah padi. Upaya untuk meningkatkan produksi jagung adalah pemberian pupuk P karena ketersediaannya di tanah rendah sehingga proses aplikasi BFA perlu dilarutkan atau diasidulasi dengan asam yaitu limbah cair tapioka dan limbah cair tahu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asidulasi limbah cair tahu dan tapioka terhadap ketersediaan P tersedia, serapan P, serapan N, bobot brangkasan kering dan pH pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Unit Percobaan Natar, Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot) dengan petak utama adalah pupuk fosfat hasil asidulasi dengan limbah cair tapioka dan limbah cair taahu. Sedangkan anak petak adalah dosis pupuk  tanpa BFA; 500 kg ha-1 (tanpa asidulasi); 350 kg ha-1; 500 kg ha-1; 650 kg ha-1; 800 kg ha-1; dan 950 kg ha-1.  Homogenitas ragam diuji dengan Uji Bartlet, aditivitas data diuji dengan Uji Tukey.  Jika asumsi terpenuhi data dianalisis perbedaan nilai tengah perlakuan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa asidulasi limbah cair tahu dan limbah cair tapioka tidak berpengaruh terhadap pH tanah, P-tersedia, serapan P, serapan N, bobot brangkasan kering tanaman jagung. Selain itu, dosis batuan fosfat alam (BFA) 950 kg ha-1 memberikan dosis terbaik yang dilihat dari hasil serapan P, serapan N, bobot brangkasan dan pH tanah lebih tinggi dari perlakuan lainnya.
 
Publisher Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
 
Contributor
 
Date 2021-09-29
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5295
10.23960/jat.v9i3.5295
 
Source Jurnal Agrotek Tropika; Vol 9, No 3 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, SEPTEMBER 2021; 423 - 432
2620-3138
2337-4993
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5295/3669
 
Rights Copyright (c) 2021 Agus Dwi Fajrianto, Ainin Niswati, Sunyoto Sunyoto, Sri Yusnaini
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library