Kemampuan global dan tradisi berpikir tingkat tinggi dalam Islam

Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Kemampuan global dan tradisi berpikir tingkat tinggi dalam Islam
 
Creator Nata, Abuddin; Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia
 
Subject kemampuan berpikir tingkat tinggi; kemampuan global; tradisi Islam
 
Description Entering the era of globalization, millennials, and the industrial revolution 4.0 which is full of challenges and very competitive competition, everyone must not only have global competencies (global abilities) but also must have high order thinking abilities (high-level thinking skills). In order not to be alienated and marginalized, Muslims as the majority of Indonesia's population, and the second-largest population in the world, inevitably have to have global capabilities and high-level thinking. This article, which uses library data and direct and indirect observations, proves that global abilities and higher-order thinking are part of the Islamic tradition. The sources of Islamic teachings, the Qur'an, Al-Hadith, and the history of the journey of Muslims in the golden age of the 7th to 13th centuries AD, have encouraged and given birth to a tradition of having global competence and high- thinking skills level. The background, characteristics, scope, steps, and examples of the practice of global abilities and higher thinking from an Islamic perspective can be proven in this paper. For this reason, as part of the world community that must compete and emerges as the winner, it is time for global abilities and high-level thinking to be reclaimed and put into practice. AbstrakMemasuki era globalisasi, milenial dan revolusi industri 4.0 yang penuh tantangan dan persaingan yang amat kompetitif, setiap orang tidak saja harus memiliki global competencies (kemampuan global) melainkan juga harus memiliki kemampuan high order thinking (kemampuan berpikir tingkat tinggi). Agar tidak teralienasi dan termarginalisasi, Umat Islam sebagai mayoritas penduduk Indonesia, dan penduduk terbanyak nomor dua di dunia, mau tidak mau harus memiliki kemampuan global dan berpikir tingkat tinggi. Tulisan yang menggunakan data kepustakaan dan hasil pengamatan langsung dan tidak langsung ini membuktikan bahwa kemampuan global dan berpikir tingkat tinggi itu sesungguhnya merupakan bagian dari tradisi Islam. Sumber ajaran Islam Al-Qur’an, Al-Hadis serta sejarah perjalanan umat Islam di zaman keemasan (golden age) abad ke-7 sampai dengan 13 M, sesungguhnya telah mendorong dan melahirkan tradisi memiliki kompetensi global dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Latar belakang, karakteristik, ruang lingkup, langkah-langkah, dan contoh-contoh praktik kemampuan global dan berpikir tinggi dalam perspektif Islam dapat dibuktikan dalam tulisan ini. Untuk itu, sebagai bagian dari masyarakat dunia yang harus berkompetisi dan keluar sebagai the winner, maka kemampuan global dan berpikir tingkat tinggi itu sudah waktunya dimiliki kembali dan dipraktikkan.
 
Publisher LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor
 
Contributor
 
Date 2021-06-17
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TADIBUNA/article/view/4731
10.32832/tadibuna.v10i2.4731
 
Source Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam; Vol 10, No 2 (2021); 201-226
TA`DIBUNA; Vol 10, No 2 (2021); 201-226
2622-7215
2252-5793
10.32832/tadibuna.v10i2
 
Language eng
 
Relation http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TADIBUNA/article/view/4731/2662
 
Rights Copyright (c) 2021 Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library