PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI TERHADAP POPULASI DAN BIOMASSA CACING TANAH PADA PERTANAMAN TOMAT CHERRY (Lycopersicum esculentum. Mill) DI DESA SUKBANJAR KECAMATAN GEDONG TATAAN

Jurnal Agrotek Tropika

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI TERHADAP POPULASI DAN BIOMASSA CACING TANAH PADA PERTANAMAN TOMAT CHERRY (Lycopersicum esculentum. Mill) DI DESA SUKBANJAR KECAMATAN GEDONG TATAAN
 
Creator Nurlita, Nadya
Yusnaini, Sri
Hendarto, Kus
Arif, M. A. Syamsul
 
Subject Jurusan Agroteknologi; Fakultas Pertanian; Universitas Lampung
Cacing tanah, pupuk hayati, pupuk organik, tomat cherry
 
Description Cacing tanah merupakan salah satu biota tanah yang sangat berperan aktif dalam indikator kesuburan tanah.  Pupuk organik dan pupuk hayati merupakan pensuplai hara yang dibutuhkan bagi tanah untuk tanaman dan aktivitas organisme di dalam tanah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik, aplikasi pupuk hayati, dan interaksi antara kedua pupuk tersebut terhadap populasi dan biomassa cacing tanah pada pertanaman tomat cherry (Lycopersicum esculentum Mill).  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, faktor pertama jenis pupuk organik (K) dan faktor kedua konsentrasi pupuk hayati (M), setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 36 petak satuan percobaan.  Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam pada taraf 5% yang terlebih dahulu diuji homogenitas ragamnya dengan menggunakan Uji Bartlett dan additivitasnya diuji dengan Uji Tukey.  Rata-rata nilai tengah dari data diuji dengan Uji BNT pada taraf 5%.  Untuk mengetahui hubungan antara variabel pendukung dengan variabel utama dilakukan uji korelasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk kandang ayam (K1) meningkatkan populasi dan biomassa cacing tanah pada pengamatan 45 HST di kedalaman 0-15 cm dan 15-30 cm dan pada pengamatan 90 HST di kedalaman 0-15 cm, sedangkan pemberian pupuk hayati tidak berpengaruh nyata terhadap populasi dan biomassa cacing tanah pada pengamatan 45 HST dan 90 HST di kedalaman 0-15 cm dan 15-30 cm.  Pemberian pupuk organik dan pupuk hayati tidak terjadi interaksi pada pengamatan 45 HST dan 90 HST di kedalaman 0-15 cm dan 15-30 cm.  Berdasarkan identifikasi didapatkan bahwa semua cacing tanah setiap kedalaman pada pertanaman tomat cherry didapatkan cacing tanah tergolong dalam famili megascolicidae.
 
Publisher Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
 
Contributor Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
 
Date 2021-05-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5018
10.23960/jat.v9i2.5018
 
Source Jurnal Agrotek Tropika; Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021; 239 - 249
2620-3138
2337-4993
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5018/3559
 
Rights Copyright (c) 2021 Nadya Nurlita, Sri Yusnaini, Kus Hendarto, M. A. Syamsul Arif
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library