PENGARUH DOSIS BIONEMATISIDA JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) ISOLAT B01TG BERBAHAN PEMBAWA LIMBAH PERTANIAN TERHADAP KEEFEKTIFANNYA DALAM MENGENDALIKAN Meloidogyne spp.

Jurnal Agrotek Tropika

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENGARUH DOSIS BIONEMATISIDA JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) ISOLAT B01TG BERBAHAN PEMBAWA LIMBAH PERTANIAN TERHADAP KEEFEKTIFANNYA DALAM MENGENDALIKAN Meloidogyne spp.
 
Creator Fiandani, Ambar
Swibawa, I Gede
Fitriana, Yuyun
Purnomo, Purnomo
 
Subject Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
Bionematisida, Purpureocilium lilacinum, Meloidogyne spp.
 
Description Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dosis bionematisida jamur Purpurecilum lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) isolat B01TG berbahan pembawa limbah pertanian terhadap keefektifannya untuk mengendalikan serangan nematoda puru akar  Meloidogyne spp.  Percobaan yang berlangsung bulan Februari - Juni 2019 di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan  tingkat dosis bionematisida dan 5 ulangan.  Dosis bionematisida yang diuji yaitu 0 g,  5 g, 10 g, 20 g dan 40 g per tanaman.  Bionematiaida diaplikasikan 3 hari sebelum tanaman tomat ditransplanting.  Satu minggu setelah transplanting, tanaman tomat kemudian  diinfestasi 2000 telur nematoda puru akar.  Data pertumbuhan tanaman yang meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot biomassa basah dan produksi, serta tingkat kerusakan akar dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan pemisahan nilai tengah menggunakan uji BNT pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bionematisida mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan kerusakan akar. Pertumbuhan tanaman yang diberi perlakuan 40 g bionematisida lebih baik daripada pertumbuhan tanaman yang diberi  bionematiaida dengan dosis yang lebih rendah. Kerusakan akar tanaman tomat akibat serangan Meloidogyne spp. lebih rendah pada tanaman tomat yang diberikan perlakuan 20 g dan 40 g  daripada kerusakan akar tanaman yang diberi perlakuan bionematisida dengan dosis yang lebih rendah.
 
Publisher Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
 
Contributor Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
 
Date 2021-06-05
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5016
10.23960/jat.v9i2.5016
 
Source Jurnal Agrotek Tropika; Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021; 189 - 197
2620-3138
2337-4993
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5016/3553
 
Rights Copyright (c) 2021 Ambar Fiandani, I Gede Swibawa, Yuyun Fitriana, Purnomo Purnomo
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library