DIVERSITAS DAN DISTRIBUSI FORAMINIFERA DI SELAT BENGGALA DAN SEKITARNYA, ACEH

Jurnal Geologi Kelautan (JGK)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title DIVERSITAS DAN DISTRIBUSI FORAMINIFERA DI SELAT BENGGALA DAN SEKITARNYA, ACEH
 
Creator Natsir, Suhartati M.
Wibowo, Singgih P.A.
 
Subject Lingkungan Kelautan
foraminifera; rasio P/B; kedalaman; Selat Benggala; Aceh
 
Description Penelitian foraminifera di sekitar Selat Benggala belum diketahui namun telah ada penelitian dari sekitar pulau-pulau kecil di laut lepas Aceh. Penelitian mengenai keragaman dan sebaran foraminifera di perairan tersebut penting dilakukan sebagai data awal untuk interpretasi lingkungan pengendapan terkait batimetri, oseanografi, ekologi, klimatologi purba dan lain-lain. Hasil identifikasi foraminifera di sekitar Selat Benggala diperoleh 19 spesies foraminifera plangtonik dan 43 spesies foraminifera bentik. Nilai rasio foraminifera plangtonik dan foraminifera bentik (rasio P/B) relatif bervariasi berkisar antara 0 dan 81,84%. Nilai nol dijumpai di tiga stasiun yang didominasi oleh Amphistegina, Calcarina dan Heterostegina penciri lingkungan terumbu karang. Nilai rasio PB tertinggi tidak dijumpai pada stasiun dengan kedalaman tertinggi (1485 m) namun di stasiun yang berdekatan dengan pantai barat Pulau Weh pada kedalaman 101 m. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan pola arus setempat dan morfologi dasar laut (kemiringan lereng) sehingga terjadi akumulasi spesimen foraminifera plangtonik.Kata kunci: foraminifera, rasio P/B, kedalaman, Selat Benggala, Aceh.Foraminiferal study from Benggala Strait is unknown but it has been studied from surrounding small islands off Aceh. The study of diversity and distribution of foraminifera from the present study area is important as the initial data for the interpretation of the environmental deposition, paleo-bathymetry, paleo-oceanography, ecology, climatology and others. This study has identified 19 planktonic foraminifera and 43 species of benthic from Benggala Strait. The ratio of benthic and planktonic foraminifera (PB ratio) are varied between 0 and 81.84%. The zero value is found in three stations that dominated by Amphistegina, Calcarina, and Heterostegina associated with coral environment. The highest value of PB ratio is not found in the deepest depth (1485 m) but in a station that is close to western coast of Weh island with 101 m water depth. It may related to local current system and seafloor morphology (slope gradient) that accumulated specimens of planktonic foraminifera. Keywords: foraminifera, P/B ratio, water depth, Benggala Strait, Aceh.
 
Publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan
 
Contributor
 
Date 2019-12-11
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.mgi.esdm.go.id/index.php/jgk/article/view/560
10.32693/jgk.17.1.2019.560
 
Source JURNAL GEOLOGI KELAUTAN; Vol 17, No 1 (2019)
2527-8851
1693-4415
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.mgi.esdm.go.id/index.php/jgk/article/view/560/457
 
Rights Copyright (c) 2019 JURNAL GEOLOGI KELAUTAN
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library