Hubungan Tingkat Kejadian Efek Samping Antiinflamasi Non Steroid dengan Usia dan Jenis Kelamin

Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Hubungan Tingkat Kejadian Efek Samping Antiinflamasi Non Steroid dengan Usia dan Jenis Kelamin
 
Creator Idacahyati, Keni
Nofianti, Tita
Aswa, Geby Alinda
Nurfatwa, Maritsa
 
Subject pharmacy
efek samping, adverse drug reaction, naranjo, NSAID, anti inflamasi
 
Description Pendahuluan: Non steroid antiinflamasi drugs (NSAIDs) digunakan dalam mengatasi nyeri kronis dan inflamasi. NSAIDs menurunkan produksi prostaglandin dan prostasiklin dengan cara menghambat enzim siklooksigenase 1 dan siklooksigenase 2. Efek samping NSAIDs dapat menyebabkan gangguan di gastrointestinal, penyakit kardiovaskular, dan gangguan fungsi ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian adverse drug reaction obat golongan NSAIDs dan melihat hubungan antara kejadian ADR dengan usia dan jenis kelamin pada pasien swamedikasi di Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian ini dilakukan secara observasional dan prospektif yang dilakukan di 2 Apotek Kota Tasikmalaya pada bulan Februari - Mei 2019. Metode purposif sampling dilakukan untuk pengambilan sampel dengan jumlah sampel 52 responden. Instrumen pengambilan data menggunakan Algoritma Naranjo untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan antara gejala klinik yang tidak diinginkan dengan obat yang digunakan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan skor probabilitas . Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah responden yang mengkonsumsi NSAIDs dengan usia lebih dari 18 tahun, kriteria eksklusi adalah wanita hamil dan responden dengan penggunaan obat golongan NSAIDs menggunakan resep dokter. Analisis data secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukan dari 52 pasien swamedikasi terdapat 13 orang (25%) mengalami ADR obat golongan NSAIDs berupa mual, sakit di bagian lambung, tekanan darah meningkat dan melena. Hasil analisis statistik menunjukan terdapat hubungan kuat antara kejadian ADR dengan usia  (p = 0,001) dan tidak adanya hubungan antara kejadian ADR dengan jenis kelamin (p = 0,155) (OR: 0,657). Kesimpulan: ADR yang terjadi pada responden berhubungan dengan usia tetapi tidak terdapat hubungan dengan jenis kelamin.
 
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
 
Contributor departemen farmakologi dan farmasi klinik stikes BTH
 
Date 2020-03-04
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://e-journal.unair.ac.id/JFIKI/article/view/16087
10.20473/jfiki.v6i22019.56-61
 
Source JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA; Vol 6, No 2 (2019): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA; 56-61
2580-8303
2406-9388
 
Language eng
 
Relation https://e-journal.unair.ac.id/JFIKI/article/view/16087/9833
 
Rights Copyright (c) 2020 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library