Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Akibat Praktik Klinik Kecantikan Ilegal Di Karawang

UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Akibat Praktik Klinik Kecantikan Ilegal Di Karawang
TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA TERHADAP KONSUMEN AKIBAT PRAKTIK KLINIK KECANTIKAN ILEGAL DI KARAWANG
 
Creator Apriani, Rani
Hayatul Iman, Candra; Universitas Singaperbangsa Karawang
Zubaedah, Rahmi; Universitas Singaperbangsa Karawang
 
Subject Klinik Kecantikan; Ilegal dan Perlindungan Konsumen;
HPK
 
Description Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen akibat praktik klinik kecantikan di Karawang. Metode yang digunakan yaitu yuridis normative dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggungjawab pelaku usaha yang terbukti mengakibatkan kerugian terhadap konsumen dapat dikenakan sanksi perdata berupa pemberian ganti rugi, sanksi pidana berupa kurungan penjara dan denda, sanksi administratif berupa teguran lisan, tulisan bahkan pencabutan surat izin praktik sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
Kebutuhan kecantikan sudah menjadi kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh kaum wanita. Klinik kecantikan bertumbuh pesat dan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian. Banyak klinik kecantikan illegal yang bermunculan di Kabupaten Karawang, klinik ini menggunakan dan/atau mengedarkan sediaan farmasi berupa kosmetika dan alat kesehatan tanpa izin edar dari lembaga yang berwenang. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan yang mengatur bahwa kosmetika dan alat kesehatan dapat diedarkan setelah mendapatkan izin edar dari BPOM dan Kementerian Kesehatan.  Tanggungjawab pelaku usaha yang terbukti mengakibatkan kerugian terhadap konsumen dapat dikenakan sanksi perdata berupa pemberian ganti rugi, sanksi pidana berupa kurungan penjara dan denda, sanksi administratif berupa teguran lisan, tulisan bahkan pencabutan surat izin praktik sesuai dengan ketentuan dalam UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen.Kata Kunci: Klinik Kecantikan  Ilegal dan Perlindungan Konsumen
 
Publisher Magister Ilmu Hukum Universitas Mataram
 
Contributor
Rani
 
Date 2019-08-06
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-Reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnalius.ac.id/ojs/index.php/jurnalIUS/article/view/621
10.29303/ius.v7i2.621
 
Source Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan; Vol 7, No 2 (2019); 249-262
2477-815X
2303-3827
10.29303/ius.v7i2
 
Language eng
 
Relation http://jurnalius.ac.id/ojs/index.php/jurnalIUS/article/view/621/pdf_115
http://jurnalius.ac.id/ojs/index.php/jurnalIUS/article/downloadSuppFile/621/36
http://jurnalius.ac.id/ojs/index.php/jurnalIUS/article/downloadSuppFile/621/44
 
Rights Copyright (c) 2019 Rani Apriani, Candra Hayatul Iman, Rahmi Zubaidah
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library