Jurnal Ilmiah Manuntung

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title
ANTIINFLAMATION TEST OF COMBINATION EXTRACT OF Sea cucumber (HOLOTHURIA SCABRA) AND KERSEN LEAF (MUNTINGIA CALABURA L.) ON RAT (RATTUS NORVEGICUS)

UJI ANTI INFLAMASI EKTRAK KOMBINASI TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA) DAN DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS)

 
Creator Burhan, Asril
Marwati, Marwati
Hardianti, Besse
Hasan, Waode Ratnasari
 
Description Sea cucumber (Holothuria scabra) and Kersen leaf (Muntingia calabura L.) are used as traditional medicines that have anti-inflammatory activity. This study aims to determine the anti-inflammatory activity of a combination of ethanol extract of sea cucumber sand and Kersen leaves on the decrease of edema in the feet of rats that have been induced with 1% carrageenan. The rats were then divided into 5 groups and each group consisted of 3 rats. Group 1 as positive control, group 2 as negative control, group 3 as extract combination 1: 1 (200 mg / kg body weight: 200 mg / kg body weight), group 4 as extract combination 1: 2 (200 mg / kg body weight: 400 mg / kg body weight) ), group 5 as extract combination 2: 1 (400 mg / kgBB: 200 mg / kgBB), and each group is given orally. At 2: 1 EK has the same anti-inflammatory effect as positive control with% DAI, which is 4.84%. Whereas at EK 1: 2 with% DAI 4.24% and EK 1: 1 with% DAI 1.81%.
Teripang pasir (Holothuria scabra) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dari kombinasi ekstrak etanol teripang pasir dan daun kersen terhadap penurunan udem pada kaki tikus yang telah diinduksi dengan karagenan 1%. Tikus kemudian dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok 1 sebagai kontrol positif, kelompok 2 sebagai kontrol negatif, kelompok 3 sebagai kombinasi ekstrak 1:1 (200 mg/kgBB:200 mg/kgBB), kelompok 4 sebagai kombinasi ekstrak 1:2 (200 mg/kgBB:400 mg/kgBB), kelompok 5 sebagai kombinasi ekstrak 2:1 (400 mg/kgBB:200 mg/kgBB), dan masing-masing kelompok diberikan secara peroral. Pada EK 2:1 memiliki efek antiinflamasi yang sama dengan kontrol positif dengan %DAI, yaitu 4,84%. Sedangkan pada EK 1:2 dengan %DAI 4,24% dan EK 1:1 dengan %DAI 1,81%.
 
Publisher jurnal ilmiah manuntung akademi farmasi samarinda
 
Date 2019-06-19
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.akfarsam.ac.id/index.php/jim_akfarsam/article/view/204
 
Source Jurnal Ilmiah Manuntung; Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manuntung; 26-29
Jurnal Ilmiah Manuntung; Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manuntung; 26-29
2477-1821
2443-115X
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.akfarsam.ac.id/index.php/jim_akfarsam/article/view/204/132
 
Rights Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Manuntung
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library