PENGARUH GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH TERHADAP SELF-EFFICACY, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA

Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENGARUH GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH TERHADAP SELF-EFFICACY, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA
 
Creator Kadir; Aris Badara, Fitteria;
 
Description Penelitian ini dilatarbelakangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanaan program GSMS. Salah satu sekolah yang melaksanakan program GSMS ada di SMA Negeri 3 Kendari dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler Seni Tari Kreasi. Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kesenian atau budaya lokal di sekolah. Selain itu, GSMS ini juga diharapkan mampu meningkatkan self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar siswa yang masih rendah di bidang seni tari kreasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Gerakan Seniman Masuk Sekolah terhadap self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar seni budaya siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian Ex Post Facto. Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Kendari tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 324 siswa. Sampel diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kendari, sedangkan variabel Xmenyatakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang berupa tes hasil belajar seni budaya dan instrumen non tes yang berupa angket persepsi siswa terhadap Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), angket self-efficacy siswa dan angket motivasi berprestasi siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian secara deskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa: (1) Persepsi siswa terhadap GSMS mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 75,81 dan standar deviasi sebesar 5,3; Self-efficacy siswa dapat mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 90 dan standar deviasi sebesar 4,85; motivasi berprestasi siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 85, dan standar deviasi sebesar 4,46; dan hasil belajar seni budaya siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 83,94 dan standar deviasi sebesar 6,99; (2)  GSMS berpengaruh positif terhadap Self-efficacy siswa  dengan total pengaruh sebesar 67%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan Self-efficacy siswa; (3) GSMS tidak berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi  siswa  dengan total pengaruh hanya sebesar 3,2%; dan (4) GSMS berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa (Y3)  dengan total pengaruh sebesar 16%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Keyword: Hasil Belajar; Self Effiacy;  Seniman;
 
Publisher Universitas Halu oleo
 
Contributor
 
Date 2019-07-15
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB/article/view/7818
10.33772/jpsb.v4i1.7818
 
Source Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya; Vol 4, No 1 (2019): Juli 2019
2502-4191
10.33772/jpsb.v4i1
 
Language eng
 
Relation http://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB/article/view/7818/pdf
 
Rights Copyright (c) 2019 Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library