PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK PADA SEKOLAH DI DAERAH 3T PAPUA DAN PAPUA BARAT MELALUI PENDAMPINGAN JARAK JAUH

Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK PADA SEKOLAH DI DAERAH 3T PAPUA DAN PAPUA BARAT MELALUI PENDAMPINGAN JARAK JAUH
 
Creator Koesnandar, Ade
 
Subject
distance learning assistance; ICT for 3T areas; video conferencing; PJJ applications; and remote assistence models; pendampingan pembelajaran jarak jauh; TIK untuk daerah 3T; video conference; aplikasi PJJ; dan model pendampingan jarak jauh.

 
Description Since 2015, the Ministry of Education and Culture in cooperation with the Ministry of Information and Communication has been granting internet access to schools in 3T (front, remote, and left) areas. Besides internet access, some schools are also granted with ICT (information and communication technology) equipment such as laptop, LCD projector, and server that has been installed with digital learning content. The purpose of this grant is to enhance the education quality improvement, especially in terms of the provision of access to learning sources as well as ICT-based learning innovation development. To optimally ICT utilization, the teachers and ICT technicians at the schools are provided with a short training. After the installation and training, the schools should ideally be assisted continuously. However, because of the distance and communication problems, the program cannot be monitored for its continuity. Therefore, a distant assistance method needs to be developed. This research is the program development to create a distant assistance system model by using the ICT itself. As the pioneer, the location of the development research is at schools in Papua and Papua Barat receiving grant of ICT equipment. The development steps are: problem identification, data collecting, problem formulating, solution model determination, preparing the material, implementation, and evaluation. The development is designed as a continuous cycle, where improvement is carried out in every cycle. This writing is the report of first development, that will be continued into the next cycle. The result of the first cycle are: ) a number of field findings have been identified related to the use of ICT equipment in schools; a trial of distant learning assistance through video conference has been carried out and a lab room for learning innovation development has been develoved; and a distant assistance model of ICT usage has been formulated. AbstrakSejak tahun 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Kementerian Informasi dan Komunikasi telah memberikan bantuan akses internet untuk sekolah-sekolah di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Selain bantuan koneksi internet, untuk sejumlah sekolah diberikan pula bantuan perangkat TIK (teknologi informasi dan komunikasi) berupa komputer laptop, LCD projector, serta server yang telah berisi konten-konten pembelajaran digital. Tujuan pemberian bantuan ini adalah dalam rangka mendorong percepatan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam hal penyediaan akses ke sumber-sumber belajar serta pengembangan inovasi pembelajaran berbasis TIK. Agar pemanfaatan TIK lebih optimal, telah diberikan pula pelatihan singkat bagi guru-guru dan para pengelola TIK di sekolah-sekolah penerima bantuan. Setelah instalasi dan pelatihan, idealnya dilakukan pendampingan dan bimbingan secara kontinyu. Namun demikian, kesenjangan jarak dan kesulitan komunikasi seringkali mengakibatkan program bantuan tersebut tidak dapat dimonitor keberlangsungannya. Untuk itu, maka perlu dikembangkan suatu cara pendampingan yang di dalam artikel ini disebut sebagai pendampingan jarak jauh. Kegiatan ini merupakan pengembangan program yang bertujuan untuk menghasilkan model sistem pendampingan jarak jauh dengan memanfaatkan TIK itu sendiri. Sebagai piloting (perintisan) lokus penelitian pengembangan di sekolah-sekolah penerima bantuan TIK yang berada di wilayah Papua dan Papua Barat. Langkah-langkah pengembangan terdiri dari: identifikasi masalah, pengumpulan data, merumuskan masalah, menentukan model solusi, menyiapkan bahan, implementasi, dan evaluasi. Pengembangan ini dirancang sebagai siklus yang berkelanjutan di mana pada setiap siklus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Tulisan ini merupakan laporan pengembangan tahap pertama, yang akan dilanjutkan pada pengembangan tahap selanjutnya. Beberapa hasil dari tahap pertama ini, antara lain: telah teridentifikasi sejumlah masalah temuan lapangan terkait pemanfaatan perangkat TIK di sekolah, telah dilakukan uji coba pendampingan jarak jauh melalui video conference dan telah dibangun sebuah ruang lab pengembangan inovasi pembelajaran, dan telah dirumuskan sebuah model pendampingan pemanfaatan TIK melalui pembelajaran jarak jauh. 
 
Publisher Balai Pengembangan Media Televisi (BPMTV) Kemdikbud
 
Contributor
 
Date 2018-12-09
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier https://jurnalkwangsan.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalkwangsan/article/view/104
10.31800/jtp.kw.v6n2.p177--198
 
Source Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan; Vol 6, No 2 (2018): Kwangsan; 177--198
2622-4283
2338-9184
10.31800/jtp.kw.v6n2
 
Language eng
 
Relation https://jurnalkwangsan.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalkwangsan/article/view/104/pdf
 
Rights Copyright (c) 2018 Jurnal Kwangsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library